Di tahun 2018, Slank menggelar Konser HUT 35 tahun Slank di salah satu tempat sakral di Indonesia, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno – Senayan, Jakarta. Konser berlangsung dengan sangat meriah dan meninggalkan kesan menyenangkan bagi semua yang hadir langsung, maupun yang nonton di layar kaca.

Memasuki tahun 2019 Slank mendapat kesempatan untuk melangsungkan proses rekaman album ke-23 di Studio rekaman pertama Indonesia, yakni Lokananta. Album bertajuk “Slanking Forever ini memuat 10 lagu yang diedarkan dalam bentuk Boxset eksklusif. Album Slanking Forever mengandalkan lagu So Goodbye dan Bercinta Di Sorga dengan video klip yang melibatkan 72 Bidadari Slank hasil pencarian di sosial media selama kurang lebih 2 bulan.

Awalnya, Slank berencana untuk menggelar Konser HUT Ke-37 di Stadion Utama Gelora Bung Karno –  Senayan, Jakarta. Sayangnya niatan itu terpaksa dibatalkan hanya dalam waktu beberapa hari menjelang konser digelar. Alhasil, Slank mencari cara lain yaitu dengan menggelar konser tertutup yang ditayangkan secara live via streaming di malam pergantian tahun 2019 – 2020.

Tahun berikutnya, seluruh dunia mengalami masa kelam yaitu Pandemi Covid 19. Tak habis cara, Slank tetap berusaha produktif dengan tampil rutin di program Vaksin Untuk Indonesia yang tayang seminggu sekali di Metro Tv. Dalam rangka memperingati HUT RI ke-75, Slank  bersama Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif Indonesia menggelar Konser virtual Slank live tanpa penonton dari 5 titik ikonik Indonesia yaitu The Kaldera – Danau Toba, Sumatera Utara, Desa Penglipuran – Bangli, Bali, Pantai Seger – Mandalika, Lombok, Pasir Berbisik – Bromo, Jawa Timur dan Kapal Pinisi – Labuan Bajo – NTT.

Selain melakukan kegiatan-kegiatan produktif yang terbatas, Slank juga melakukan proses rekaman album baru dengan konsep yang jauh berbeda dari sebelumnya. Mengikuti anjuran protokol kesehatan, Slank merekam album baru sendiri-sendiri. Bimbim selaku pencipta semua lagu di album ini, mengawali proses rekaman dengan take guide (vokal & instrumen dasar) sekaligus drum di Parah Studio – Potlot 14. Selanjutnya, file hasil take drum dikirim via online ke Ivanka yang mengisi bass di beberapa tempat yang disinggahinya. Tercatat, Ivan take bass di Villa Gunung Damai Pasir Muncang, Parah Studio – Potlot dan di rumahnya. Kemudian, berlanjut transfer file ke Ridho yang mengisi sound gitar di Flat5 Studio, lalu dilanjutkan Abdee yang melakukan take gitar juga synthe di studio Ruang Negara. Proses rekaman pandemi style berujung di Kaka yang take vocal dari rumah dan juga di Benteng Belgica, Banda Naira-Maluku. Album Vaksin Slank berisikan 10 lagu dan diedarkan dalam bentuk CD dan digital. Guna memuaskan para Slankers, secara khusus Slank membuatkan video klip untuk semua lagu di album Vaksin Slank.

Perayaan HUT Slank tahun 2021 mengusung sebuah konsep baru pertunjukan musik di era new normal, dengan mengedepankan protokol kesehatan guna menghindari penyebaran virus covid-19. Konser Slank 38th Anniversary bertema #NewNormalCinta ini digelar secara tertutup dengan hanya dihadiri oleh beberapa penonton undangan. Semua yang hadir diwajibkan untuk swab test antigen lebih dulu, kemudian menempati kursi sesuai nama masing-masing dan menggunakan masker sepanjang acara.

Beberapa penampil dalam konser perayaan HUT Slank yang ditayangkan di Net Tv adalah Dul Jaelani & Tissa Biani yang berkolaborasi dengan Slank di lagu Terlalu Pahit. Selanjutnya ada Mezzaluna yang untuk pertama kalinya nyanyi bareng Slank membawakan lagu Terbunuh Sepi. Poppy Sovia juga kembali berkesempatan untuk duet bareng Slank, membawakan lagu Terlalu Manis. Terakhir, ada Sara Wijayanto yang kembali mengisi suara manisnya di lagu Kamu Harus Pulang.

TOP