Prolog: Sebuah Metamorfosis Panjang
Dari puncak kesuksesan album “Tujuh” di era reformasi 1998 hingga rilis album “Joged” dan persiapan konser “Pasar Malam” di 2025, perjalanan Slank selama lebih dari seperempat abad ini adalah cerita tentang metamorfosis yang tak pernah usai.
Bukan sekadar perubahan formasi atau tren musik, tetapi transformasi total seorang “bintang kesiangan” menjadi ikon budaya yang meresap dalam denyut nadi sosial, politik, dan hati para Slankers. Artikel ini menelusuri jejak panjang itu—dari jerat narkoba dan penyembuhan, ekspansi musik ke panggung dunia, kontroversi pencekalan panggung, hingga peran mereka sebagai penggerak Revolusi Mental.
Setiap album, konser, dan kontroversi adalah sebuah bab dalam buku besar yang membuktikan satu hal: dalam gejolak zaman, Slank memang “nggak ada matinya”. Mari kita simak bab demi bab perjalanan mereka.