Menjadi Ikon Budaya: Film, Politik, & Gerakan Sosial

Film Generasi Biru sendiri adalah sebuah film musikal tanpa dialog sebagai persembahan untuk SLANK yang dikatakan garin punya sejarah panjang selama 25 tahun SLANK berkarya, yang disutradarai oleh 3 orang sutradara ternama Indonesia yaitu Garin Nugroho, John De Rantau, dan Dosy Omar. Ide kreatif untuk film ini juga lahir dari Garin Nugroho yang terinspirasi karya-karya SLANK selama 25 tahun berkarya. Untuk mendukung film layar lebar pertama SLANK itu, SLANK pun melahirkan album Original Soundtrack Generasi Biru The Movie yang berisi 2 lagu baru berjudul SLANK Dance dan MONOGAMI. Untuk 13 lagu sisanya diambil dari album-album lama SLANK dengan komposisi 2 lagu live yaitu Indonesiakan UNA dan Mars Slankers, serta lagu dari album ketiga SLANK PISS yang berjudul CEKAL yang didaur ulang oleh SLANK. Album Original Soundtrack ini pun mendapatkan penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia lewat kategori The Best Rock Album di tahun 2009.

Tepat di bulan Juli 2009, SLANK pun merilis album internasionalnya yang bertajuk Anthem For The Broken Hearted versi Indonesia dengan desain logo berwarna biru, berbeda dengan yang diluncurkan di Eropa yang berwarna merah. Bonus untuk pembelian album ini adalah sebuah kaos berlogo album terbaru SLANK yang berupa kantung layaknya doraemon.

For Some Info: Berawal dari album inilah konsep penjualan album SLANK berubah dengan jargon “SLANK Nggak Jualan Album Lagi”. Jadi SLANK menjual t-shirt dengan bonus album baru SLANK sebagai siasat untuk memerangi pembajakan.

Kesuksesan film Get Married yang sebelumnya SLANK bertindak sebagai scoring sekaligus buatkan album Original Soundtrack-nya yang salah satu lagunya SLANK berduet dengan Nirina Zubir membuat pihak StarVision untuk kembali ngajak SLANK dalam pembuatan Original Soundtrack untuk film Get Married 2. Untuk album Soundtrack ke-4 SLANK ini (setelah Anak Menteng, Get Married, & Generasi Biru The Movie) SLANK kembali mengajak Nirina Zubir untuk berduet di lagu P L I S dan lagu baru lainnya adalah lagu Cinta Kita yang sangat digemari remaja Indonesia yang tengah dilanda asmara. Untuk 10 lagu sisanyakembali diambil dari album lama SLANK yang tentunya sesuai dengan tema film tersebut.

Di tahun 2009 pula, SLANK untuk pertama kalinya tampil di atas panggung Jazz dan disaksikan Slankers wangi dalam konser bertaraf internasional yang bertajuk Jakarta International Java Jazz Festival 2009. Dalam event-nya Jazz tersebut, SLANK tampil sore hari di panggung indoor dan berkolaborasi dengan beberapa musisi Jazz dunia. Untuk melihat dan menyaksikan secara langsung bagaimana kehebohan sekelompok bajingan di atas panggung Jazz ini, Slankers bisa menyaksikannya di dvd SLANK Live At The Jakarta International Java Jazz Festival 2009.

Meski disibukkan oleh penggarapan film maupun album soundtrack, tahun 2009 bisa disebut sebagai tahun terberat SLANK dimana beberapa rencana untuk menggelar atau menghadiri konser terpaksa dibatalkan karena SLANK kesulitan mendapat izin dari pihak yang berwajib. Salah satu kejadian yang paling menyedihkan adalah, ketika SLANK membatalkan niatannya untuk memperingati HUT SLANK ke-26 tahun karena masalah perizinan. Faktor keamanan disebut-sebut sebagai alasan SLANK nggak dapat izin & hal ini harus dirasakan SLANK hingga awal tahun 2010.

Memasuki tahun 2010 dimana SLANK dalam kondisi penuh pencekalan manggung, akhirnya SLANK memutuskan untuk lebih konsentrasi dalam menggarap album terbaru. Alhasil, untuk pertama kalinya SLANK pun meluncurkan sebuahmini album dalam sebuah handphone. Mini album tersebut diberi judul Jurus Tandur yang berarti Maju Terus pantang mundur dan no.18 sendiri menandakan album ke-18 SLANK. Sebuah produset gadget terkenal, NEXIAN bekerjasama dengan SLANK untuk meluncurkan HP Nexian SLANK NX-G503 yang di dalamnya terdapat mini album terbaru SLANK, Jurus Tandur No.18. Begitu melepas mini album tersebut, SLANK pun berhasil memecahkan Rekor MURI sebagai band pertama di Indonesia yang mengeluarkan album melalui media handphone. Selain itu, Nexian juga mendapat rekor MURI sebagai produsen HP pertama yang mengeluarkan handphone sebagai media album musik.

Tak lama setelah itu atau tepatnya di bulan Juni 2010 SLANK memanjangkan mini album Jurus Tandur menjadi full album Jurus Tandur No.18 dimana penambahan kata No.18 menandakan kalau ini adalah album studio ke-18 SLANK. Tidak tanggung-tanggung, SLANK pun menyelipkan 17 buah lagu yang diramu dalam album Jurus Tandur No.18 ini. Selain itu, SLANK juga turut mengajak model cantik sekaligus bintang film yaitu Fahrani Empel untuk berduet di lagu Ku Kejar dan Ku tangkap Kau (KKK). Untuk mendukung penyelamatan air dunia, SLANK pun turut serta dalam sebuah acara bernama Live Earth “Run For Water” yang diselenggarakan di Bali. Secara khusus SLANK membuatkan lagu berjudul Krisis Air yang di akhir lagunya terselip sebuah puisi yang dikumandangkan oleh Miss Indonesia 2005 sekaligus tokoh utama wanita dalam film Generasi Biru yaitu Nadine Chandrawinata.

Lagu andalan untuk album ke-18 SLANK yang disponsori produsen motor ternama asal Jepang yakni Yamaha ini adalah lagu Jurus Tandur dimana dalam proses pembuatan video klipnya, SLANK mengajak 100 Slankers untuk berjoget Maju Terus Pantang Mundur. Untuk single kedua, SLANK menghadirkan lagu Biar Happy, dan keunikan yang terdapat di album ini adalah SLANK tidak menyelipkan lirik untuk lagu Cemburu.com di dalam cover-nya, melainkan hanya menampilkannya di website resmi milik SLANK yaitu https://slank.com. Sama halnya seperti album ke-17 SLANK, untuk album Jurus Tandur No.18 SLANK juga menjualnya dalam bentuk beli kaos dapat album. Jadi apabila Slankers membeli kaos Jurus Tandur No.18, maka bakal mendapatkan kaset/cd album dengan cover yang berupa poster dan bisa dipajang di tembok kamar.

Bukan cuma di Indonesia dan Eropa, SLANK juga kian mengepakkan sayapnya memperkenalkan musik SLANK buatan Indonesia ke blantika musik dunia dengan tampil di acara bertajuk Ketoprak Art & Events yang digelar di Le Meridien Hotel, Dubai-UAE pada bulan Juni 2010. Selain tampil dalam pertunjukan yang penontonnya kebanyakan perempuan itu, SLANK juga menyempatkan diri untuk berkeliling di Dubai dan berkunjung ke Wisma Duta KBRI di Abu Dhabi untuk menghibur Slankers Indonesia di Dubai.

Setelah setahun lebih selama 2009 SLANK menahan kegelisahan susah dapat ijin manggung, di tahun 2010 SLANK pun bangkit dan masalah perijinan pun mulai dimudahkan. SLANK kembali naik panggung untuk menyapa para Slankers se-Indonesia, dan salah satu panggung yang berkesan di tahun 2010 adalah event musik khusus rock kelas dunia bertajuk Java Rocking Land yang diselenggarakan di Pantai Carnaval ancol pada 9 Oktober 2010. Di tahun ini pula, SLANK yang bekerjasama dengan Rumah Pohon Indonesia dan Djarum Super menghadirkan film dokumenter yang mengisahkan tentang SLANK dan Slankers bertajuk Metamorfoblus yang diperkenalkan ke media pada 21 Oktober 2010 bertempat di Usmar Ismail Hall, Jakarta.

Film ini membahas tentang kehidupan nyata beberapa Slankers yang sangat dipengaruhi oleh SLANK. Dimana mereka juga mengisahkan beragam cerita menarik tentang dirinya bersama SLANK. Film yang hanya ditayangkan di bioskop alternatif atau yang biasa disebut layar tancap ini disutradarai oleh salah seorang sutradara di film SLANK sebelumnya Generasi Biru The movie, yaitu Dosy Omar. Melihat pengaruh SLANK dalam kehidupan Slankers dan bagaimana Slankers menginterpretasikan lirik dari setiap lagu SLANK dari sudut pandang mereka masing-masing merupakan salah satu keunikan dari film ini, dan tentunya berbeda dari film mana pun. Tujuan film Metamorfoblus ditayangkan di bioskop alternatif adalah sebagai jembatan yang jauh lebih lebar antara pembuat film dan para penonton film. Sehingga bisa diapresiasi sebagai sebuah karya seni dan sebuah hiburan yang bisa menghasilkan nilai-nilai ekonomi.

Kemudahan ijin manggung yang SLANK dapatkan pun nggak disia-siakan begitu saja. Maka pada Desember 2010 dalam peringatan hari ulang tahun SLANK ke-27, SLANK pun menggelar konser HUT SLANK ke-27th bersama Nexian. Selain itu, Nexian juga kembali meluncurkan sebuah handphone terbaru yang bertema Nexian – SLANK 27th Anniversary. Tidak jauh berbeda dari seri pertama, handphone ini juga mempunyai banyak fitur yang tentunya mampu mendekatkan SLANK dan Slankers lewat sebuah aplikasi bernama Slankers Messenger yang merupakan aplikasi pesan instant yang hanya bisa dilakukan antar sesama pengguna Hp Nexian – SLANK 27th Anniversary.

Memasuki tahun 2011 tepatnya tanggal 18 Maret 2011, film Generasi Biru diputar di Southeast Asia Film Festival, 18 maret – 7 mei di Singapore Art Museum. SLANK mengaduk beberapa lagu pilihan yang pastinya terbaik dan dijadikan 6 album kompilasi spesial karaoke yang dikasih nama SLANK DONGS !!! Selain itu, SLANK juga kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan album kompilasi yang kali ini sangat jauh berbeda dari yang pernah ada. Tepatnya pada bulan April 2011, SLANK meluncurkan album bertajuk SLANK Party Nonstop Disco DJ Remix dengan berkolaborasi bersama para Disc Jockey dari 1ndepenc3 DJ. Sebagai persembahan untuk mata, telinga dan hidung bagi para Slankers, SLANK merangkumkan lagu-lagu hits-nya dengan aransemen disco dengan bonus hio atau dupa yang wajib dinyalahkan saat Slankers mendengarkan album ini. Ide kreatif ini datang dari Amir yang nggak lain adalah mantan Jaddah-nya Kaka yang sering pergi ke club dan menikmati gemerlap dunia malam dan menyaksikan sendiri kalau banyak pengunjung club yang meminta para DJ untuk memainkan lagu-lagu SLANK. Maka timbul lah ide untuk me-remix lagu-lagu SLANK dan membawa demo hasil remix-nya tersebut kepada Bimbim yang langsung menyambut ide tersebut dengan reaksi positif.

Singkat kata, Amir mengumpulkan DJ yang sebagian besar datang dari club yang bertempat di bagian Utara Jakarta untuk me-remix lagu-lagu SLANK. Para DJ yang mendapat kehormatan untuk me-remix lagu-lagu Slank itu adalah,
Discomafia alias DJ Lotus Nadeak (VIRUS, Seperti Para Koruptor & Orkes Sakit Hati)
DJ Auguts (Jurus Tandur & SLANK Dance)
DJ Telly Alvaro (Ku Tak Bisa)
DJ Rudhy’z DJ’R (Pulau Biru)
DJ D’Jackerss (Balikkin)
DJ Imam Hood (H.A.M Burger dan Kalo Aku Jadi Presiden)
DJ Abow Djail (Bang-Bang Tut)
DJ A Soen (Terlalu Manis),
Dj Angga (Kamu Harus Pulang).

Dikatakan Amir sendiri, ide untuk membuat album seperti ini sebenarnya sudah ada dari dua tahun lalu, cuma baru kesampaian pada bulan Februari tahun 2011. Album SLANK Party Nonstop Disco DJ Remix ini tak hanya dikeluarkan dalam bentuk CD, tapi juga versi DVD yang tentunya mampu menghipnotis mata siapapun yang menyaksikan video animasinya. Salah satu alasan dibuatnya album ini juga agar Slank bisa tampil di klub, mengingat mereka sempat susah mendapat izin untuk tampil di lapangan terbuka.

For Some Info: Dalam kemasan album ini terdapat tata cara untuk mendapatkan eargame dari mendengarkan album ini. Tata caranya adalah, “Tutup jendela, matikan lampu, putar volume paling keras, nyalakan hio, rasakan apa yang terjadi.”

Panggung SLANK pada 2011 bisa dibilang sangat sensasional. Meski kondisi keamanan di Tanah Papua kerap tidak kondusif, SLANK justru tertarik dan tertantang untuk kembali tampil dan menyebarkan virus perdamaian di kota Jayapura. Pada awal Oktober 2011 SLANK pun tampil di hadapan ratusan Slankers Papua dalam sebuah Ballroom Hotel Aston, Papua dalam rangkaian tour tahunan A Mild As You Like It. SLANK yang tampil sangat atraktif bersama Suku Biak pun mendapat kejutan dalam acara tersebut. Bermula dari datangnya beberapa pemuda dengan pakaian adat setempat sambil membawa rumbai-rumbai, kemudian menancapkan sebuah topi rumbai-rumbai khas Papua ke kepala Kaka yang sontak membuat suasana semakin heboh. Selain itu, untuk pertama kalinya pula SLANK berkolaborasi dengan Suku asli Papua dengan menyanyikan sebuah lagu yang terselip lagu daerah Papua yaitu Lembah Baliem.

Menjelang usia 28 tahun, SLANK pun mendapat kado spesial yang tentunya terlalu manis untu dilupakan oleh masing-masing personil SLANK. Kurang dari sebulan sebelum SLANK merayakan hari ulang tahunnya, SLANK mendapat kesempatan untuk tampil di Fort Canning Park, Singapura sepanggung dengan grup musik legendaris yang vokalisnya sangat diidolakan Kaka, yaitu White Snake. Bagaikan sebuah mimpi yang menjadi nyata, seperti itulah ungkapan SLANK atas konser di Singapura bersama White Snake ini. Salah satu keunikan SLANK dan White Snake adalah, kedua band ini hanya menyisakan satu personil yang merupakan pendiri sejak kali pertama band mereka terbentuk. Di White Snake ada David Coverdale yang bertindak sebagai vokalis, sementara di SLANK ada Bimbim sang drummer. Selain itu, kedua band ini juga baru pertama kalinya manggung di Negara yang punya icon Singa tersebut.

Kesulitan mendapatkan izin menggelar konser kembali mengiringi karir bermusik Slank. Alhasil, pada bulan November 2011 Slank akhirnya menyabotase salah satu Stasiun Radio. Slank menjadi Penyiar di I-Radio Jakarta setiap hari selasa selama bulan November. Slank tidak hanya melakukan siaran, namun Kaka, Ridho, Ivanka, Abdee, dan Bimbim juga berbincang dengan pembahasan yang berbeda mengenai pemikiran Slank terhadap kondisi bangsa Indonesia. Tentunya Slank juga menghibur Slankers dan I-Listeners (panggilan akrab pendengar I-Radio) dengan membawakan secara live dan memutarkan lagu-lagu Slank. Namun yang unik adalah, Slank membawakan lagu-lagu yang kurang dikenal masyarakat luas.

Setelah pada akhir Oktober 2011 SLANK berkunjung ke Pulau Komodo bersama Presiden New 7 Wonders Of Nature yaitu Bernard Weber, Jusuf Kalla, dan Fadly Padi, SLANK pun akhirnya didaulat sebagai salah satu duta Pulau Komodo untuk memperkenalkan Pula Komodo lewat pemilihan 7 keajaiban dunia yang baru yaitu 7 Wonders Of Nature. Dalam rangka memperbanyak jumlah vote agar Komodo dapat memenangkan kontes ini, Pendukung Pemenangan Komodo (P2K) yang diprakarsai oleh Abdee SLANK  pun menyelenggarakan konser yang bertajuk Konser Pilih Komodo, di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan.

Kesedihan yang cukup mendalam bagi SLANK dan Slankers di akhir tahun 2011 adalah rencana untuk menggelar konser hut ke-28 SLANK terpaksa dibatalkan karena permasalahan ijin. Meski begitu, SLANK nggak kehilangan akal. Seperti yang dikatakan Kaka “Kita harus seperti air yang bisa mengalir ke mana aja, kalo gak bisa kesini ya kesitu”, maka untuk sedikit mengobati kekecewaan Slankers yang telah datang ke Potlot pada hari ulang tahun SLANK, SLANK pun akhirnya menggelar acara nonton bareng film Metamorfoblus di Ragunan, Jakarta Selatan.

Tahun berikutnya, di awal tahun 2012 SLANK kembali mendapat kesempatan untuk bekerjasama dengan Garin Nugroho. Tapi bedanya, kali ini Garin mempercayai SLANK untuk mengisi soundtrack untuk drama seri berjudul Tim Bui yang merupakan sebuah alternatif untuk mendidik para pemirsa televisi di tengah maraknya program sinetron yang mewarnai layar kaca. SLANK pun membuatkan sebuah lagu berjudul Punya Cinta (Koruptor Dorr!!) dengan video klip yang proses syutingnya dilakukan di Benteng Van Der Wijck yang terletak di daerah Gombong, Jawa Tengah.

Di awal tahun 2012 SLANK juga menghadirkan sebuah mini album penuh cinta lewat kerjasama dengan rumah makan cepat saji terkemuka yaitu KFC, Music Factory, dan tentunya Virgo Ramayana. Terhitung sejak 1 bulan sebelum mini album terbaru SLANK ini diluncurkan, SLANK bekerjasama dengan 19 cabang Slank Fans Club di seluruh Indonesia untuk membuka pre-sale bagi penjualan mini album yang pada akhirnya diberi judul I SLANK U Mini Album dengan keistimewaan harga promosi & bonus merchandise SLANK untuk 200 pembeli pertama hingga tanggal 22 Januari 2012. Tapi karena banyaknya permintaan dari para Slankers kala SLANK menggelar pre-sale, maka waktu pre-sale penjualan I SLANK U Mini Album pun diperpanjang hingga 14 Februari 2012. Bertepatan dengan hari kasih sayang yang biasa diperingati setiap tanggal 14 Februari setiap tahunnya, SLANK pun meluncurkan I SLANK U Mini Albumpada tanggal 16 Februari 2012 bertempat di Planet Hollywood, Jakarta. I SLANK U Mini Album sendiri merupakan album SLANK yang sangat amat murah. Dimana album ini hanya dibanderol seharga Rp.35ribu, dengan bonus satu keping cd album internasional SLANK yaitu Anthem For The Broken Hearted. Dari kelima lagu yang terdapat di mini album terbaru SLANK ini, terdapat sebuah lagu berjudul Kupu Biru dimana SLANK berkolaborasi dengan aktris film yang nggak asing lagi yaitu Poppy Sovia dan Yuyun Arfah yang akhirnya jadi lagu jagoan.

Awal Maret 2012 Slank mendapat kesempatan untuk melakukan perjalanan spiritual bersama grup musik akulturatif Ki Ageng Ganjur yang dipimpin oleh Dr.Al Zastrow dalam tour konser Xtraligi yang merupakan perjalanan Spiritual dengan nuansa dakwah Islam dimana SLANK tidak hanya menggelar konser biasa, tapi juga mendatangi Pondok Pesantren di kota yang akan didatangi untuk berdialog Budaya bersama para Santrinya. Untuk Xtraligi tahun ini, SLANK & Ki Ageng Ganjur berkeliling ke 25 kota di Indonesia untuk menyebarkan virus perdamaian & virus religi SLANK. 25 kota yang menjadi kota tujuan SLANK dipilih berdasarkan voting yang dilakukan Djarum Coklat Extra pihak penyelenggara. Jawa Timur terpilih menjadi regional pertama yang dikunjungi Slank dalam konser yang digelar sejak 17 Maret dan berakhir pada bulan Juni 2012 ini.

Bulan April 2012, SLANK mendapat kesempatan untuk ikut serta dalam kampanye sosial berbasis budaya untuk menyuarakan perdamaian, anti kekerasan, kesejahteraan, pelestarian lingkungan hidup dan demokratisasi untuk indonesia timur dalam acara bertajuk VOTE (Voice From The East). Selain itu, di bulan ini pula Slank menghadirkan Kopi SLANK. Persembahan terbaru dari SLANK untuk Slankers yang doyan ngopi. Kopi SLANK dengan slogan “Langsung Melek Bikin Happy.. Semantab Band nya” ini telah dipasarkan lewat warung-warung di berbagai daerah di Indonesia, dan saat ini juga telah tersedia di GIANT (pasar swalayan) di berbagai kota di Indonesia. Pada Senin, 14 April 2012 SLANK juga kedatangan tamu dari Solo yang saat ini telah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yaitu Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi.

Masih di bulan ke-4 kalender Masehi tahun 2012, SLANK mendapat keistimewaan untuk bekerjasama dengan salah satu situs mikroblog ternama yaitu Mig33 dimana SLANK mendapat kesempatan untuk semakin mendekatkan diri dengan Slankers di dunia maya. Sebagai apresiasi & rasa terima kasih terhadap Slankers dan pelanggan KFC yang telah membeli cd I SLANK U Mini Album yang dalam penjualannya selama 50 hari berhasil terjual sebanyak 500.000 keping, maka SLANK kembali bekerja sama dengan KFC, Music Factory, dan Virgo Ramayana untuk meluncurkan I SLANK U The Album yang merupakan lanjutan dari mini album sebelumnya. SLANK juga tampil di hari ulang tahun Hard Rock FM Jakarta, dan dalam acara ini untuk pertama kalinya Slank membawakan lagu Punya Cinta versi akustik. Selain itu SLANK juga masih disibukkan oleh tour konser Djarum Coklat Xtraligi 2012 yang pada bulan April memasuki regional kedua yaitu Jawa Barat.

1 Mei 2012 SLANK tampil dan mendukung para buruh Indonesia dalam peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di stadion utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Di bulan ini Slank juga menggelar konser spektakuler & istimewa untuk Slankers Indonesia yaitu konser I SLANK U The Journey Of The Blue Island. Sebelum konser akbar SLANK di tahun 2012 ini digelar, SLANK sempat terganjal sedikit masalah yaitu perubahan jadwal, hari dan tempat berlangsungnya konser I SLANK U The Journey Of The Blue Island. Konser spektakuler SLANK tersebut pada awalnya bakal digelar pada 12 Mei 2012 bertempat di Mata Elang International Stadium-Ancol, Jakarta, namun konser untuk Slankers wangi ini terpaksa harus pindah lokasi ke Ritz Carlton Pasific Place,Jakarta dan tanggalnya pun dimajukan menjadi tanggal 11 Mei 2012 karena beberapa alasan. Konser yang dipromotori oleh MAM Live ini menjadi konser SLANK yang paling berkesan karena selain harus berpindah dalam satu hari layaknya Bandung Bondowoso yang membuat 1000 Candi dalam semalam.

Di bulan ini Slank juga masih menjalani tour konser Djarum Coklat Xtraligi 2012 yang memasuki putaran ketiga, yaitu Jabotabek. Namun sangat disayangkan SLANK batal tampil di konser Djarum Coklat Xtraligi yang rencananya digelar di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis, tanggal 31 Mei 2012 karena beberapa kendala serta pertimbangan lainnya.

Di bulan ketujuh kalender Masehi tahun 2012, Pemilihan Umum Daerah (PILKADA) menghampiri Ibukota Jakarta. Tentunya kali ini para personil SLANK yang berdomisili di Jakarta menggunakan hak suaranya untuk memilih pemimpin yang layak memimpin Ibukota DKI Jakarta selama 5 tahun. Seperti agenda biasanya, setiap bulan Juni SLANK pun dijadwalkan tampil dalam event tahunan Jakarta Fair & Slank pun party bersama Slankers Jakarta tepat di hari ulang tahun gitaris SLANK yaitu Abdee Negara. SLANK bersama grup musik akulturatif Ki Ageng Ganjur juga masih menjalani tour konser Djarum Coklat Xtraligi yang pada bulan juni memasuki regional terakhir yaitu Jawa Tengah. Konser religi SLANK ini pun berakhir di Yogyakarta.

Bulan Juli merupakan salah satu bulan yang istimewa untuk SLANK dan Slankers yang kerap rindu dengan album terbaru SLANK. Menjelang bulan Ramadhan lalu, Slank meluncurkan album ke-19 yang bertajuk I SLANK U New Album (Made In Potlot) yang dalam penggarapannya dilakukan secara live outdoor karena proses rekaman semua lagunya dilakukan di berbagai area Potlot 14. Selain itu, SLANK juga kembali menjalin kerjasama dengan salah satu penyedia perangkat telekomunikasi ternama di Indonesia yaitu S-Nexian dan Indosat dengan meluncurkan Handphone S-Nexian SLANK series bundling Indosat. Jadi SLANK menghadirkan 3 buah hand phone dengan beragam keistimewaan untuk Slankers. Salah satunya adalah 7 video klip terbaru SLANK yang hanya tersedia di handphone S-Nexian Slank series tersebut.

Di bulan Ramadhan tahu 2012 SLANK juga kembali melangsungkan tour konser bersama Ki Ageng Ganjur dalam acara bertajuk Djarum Coklat Ngabuburit Bareng SLANK. Selain itu, selama bulan Ramadhan pula SLANK bersama Ki Ageng Ganjur tampil dalam program tv bertajuk ‘Ngaji Seni Bareng Slank’ yang ditayangkan di salah satu stasiun tv swasta, Indosiar. Awal bulan Agustus 2012 SLANK masih menjalani tour konser Djarum Coklat Ngabuburit Bareng SLANK yang berakhir di kota Bandung, Jawa Barat. Meski telah diberi pengumuman kalau di hari ulang tahun Bunda Iffet pihak SLANK tidak menggelar acara apapun, tapi masih saja Slankers tetap datang dan memenuhi Potlot 14. Alhasil Bunda Iffet meminta agar staff Pulau Biru menyiapkan segala yang dibutuhkan sebagai menu berbuka puasa para Slankers.

Di bulan ini SLANK tampil di beberapa acara dan SLANK juga sempat berbuka puasa bersama di KFC Plaza Melawai dan melakukan kunjungan ke tempat bekerja para staff KFC sebagai apresiasi terhadap para staff KFC yang telah membantu Slank dalam menyebarkan cd I SLANK U New Album di KFC.

Di bulan September SLANK kerap tampil di berbagai acara seperti party bareng Slankers Samarinda di Dejavu Samarinda dan SLANK juga berkesempatan menjadi bintang tamu dalam Konser Magnum Gold Symphony yang ditayangkan secara live di Trans tv. Selain itu SLANK juga mendapat tawaran dari KOIN (Kepedulian Orang Indonesia) yang kali ini ketua panitianya adalah Abdee gitaris SLANK untuk ikut serta membantu korban bencana di Sigi, Sulawesi Tengah. SLANK tampil dalam konser amal bertajuk Senandung Untuk Negeri – Charity Concert for Sulawesi Tengah yang digelar di Hard Rock Cafe Jakarta. Dalam konser ini Abdee juga melelang gitarnya yang berhasil terjual Rp.80 juta. Selain itu SLANK juga melelang beberapa lagu yang Slank mainkan pada malam itu.

Di bulan Oktober 2012 SLANK menghadirkan penampilan yang memuaskan Slankers se-Indonesia dengan tampil dalam acara bertajuk ‘Satu Jam Bersama Slank’ di Indosiar. Dalam konser ini SLANK memberikan kejutan kepada Slankers yaitu dengan kembali berkolaborasi bersama Indra Qadarsih (Mantan keyboardist Slank) dan Reynold yang pernah membantu SLANK di formasi transisi. Di bulan ini Ivanka juga mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah Haji. Maka untuk mengisi kekosongan SLANK yang ditinggalkan Ivan sementara waktu, SLANK menarik additional bass player bernama Yuyi Trirachma. Yuyi merupakan additional bass player wanita pertama untuk SLANK & Yuyi pun didaulat untuk ikut membantu SLANK dalam rentetan konser Road To Soundrenaline 2012.

Untuk pertama kalinya pula, di bulan Oktober SLANK melangsungkan konser dengan hanya menggunakan megaphone dikarenakan hujan dan angin kencang menyelimuti panggung konser SLANK dan banjir yang merendam genset yang tentunya dapat membahayakan semua yang hadir di konser SLANK di Semarang tersebut apabila konser tetap dilangsungkan.

Sangat disayangkan, dari puluhan musisi yang dijadwalkan untuk tampil dalam event terbesar tahun 2012 yaitu konser Soundrenaline 2012, hanya SLANK yang tidak diberikan izin untuk tampil. Akhir bulan Oktober 2012, Indonesia dan SLANK pun ikut bersedih karena salah seorang kawan lama, kawan baik SLANK yang turut memberikan kontribusi sangat besar sejak SLANK berdiri yaitu Bang Remy Soetansyah harus berpulang ke Rahmatullah.

Guna mengobati kekecewaan Slankers Jabotabek atas batalnya SLANK tampil dalam Soundrenaline 2012, maka SLANK tampil dalam acara bertajuk FINAL Selection A Mild Live Wanted 2012 di Planet Hollywood, Jakarta. Penampilan SLANK malam itu juga merupakan penampilan terakhir SLANK bersama Yuyi dikarenakan Ivanka telah kembali ke Tanah Air sepulang dari Tanah Suci. Di bulan November SLANK juga kedatangan tamu dari Amerika yaitu grup musik Sinclarity yang tampil di Jakarta bersama grup musik CREED. Selain mencicipi latihan di studio SLANK Records, Potlot, Sinclarity juga melakukan rekaman untuk lagu terbarunya di studio SLANK.

Pada bulan November SLANK juga didaulat sebagi band pembuka di Festival Kemilau Samarinda, Kalimantan Timur dan SLANK juga bershalawat bersama Slankers Surabaya di Hari Pahlawan dalam acara bertajuk Jatim Bershalawat Bareng SLANK dimana pada siang harinya SLANK berkesempatan untuk mengunjungi Makam Bung Tomo. SLANK juga menepati janji dengan menyalurkan sebagian hasil penjualan cd I SLANK U New Album kepada yang membutuhkan sekaligus peluncuran single kedua yaitu lagu Sedekah dan penyerahan hadiah dari golden ticket SLANK dalam program bertajuk SLANK Berbagi yang diselenggarakan di KFC La Terrace, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Akhir bulan November SLANK juga kembali melangsungkan tour konser bersama Ki Ageng Ganjur dalam konser Djarum Istimewa Musik Religi 2012 yang kali ini mampir di Pulau Sumatera. Awal Desember 2012 SLANK masih menjalani tour konser Djarum Istimewa Musik Religi Sumatera 2012. Melalui perjalanan darat, SLANK berkeliling di Pulau Sumatera untuk menyebarkan virus perdamaian & virus religi di Pulau Sumatera bersama Ki Ageng Ganjur. Selama menjalani tour DIS Religi, SLANK bersama Al Zastrow mengunjungi berbagai Pesantren yang terletak di kota tempat berlangsungnya konser SLANK & para personil SLANK juga memanfaatkan waktu istirahat tour DIS Religi dengan bermain futsal. Tour konser DIS Religi pun berakhir di Lahat, Sumatera Selatan setelah sebelumnya SLANK basah-basahan dalam bersama Slankers dalam tour konser DIS Religi di Muara Enim.

Di bulan ini SLANK juga mendapat kesempatan untuk mendukung sepakbola Indonesia dengan menjadi duta ISL (Indonesian Super League) 2012. Desember juga merupakan bulan kelahiran SLANK, tepatnya 26 Desember 2012 SLANK telah berusia 29 tahun. Kali ini konser HUT SLANK ke-29 digelar di Stadion Kridosono, Jogja tanggal 23 Desember 2012. Sebuah pagelaran spektakuler dengan kolaborasi antara Rock & Roll, Wayang dan Religi berpadu dalam sebuah konser bertajuk konser #HUTSLANK29th Loe Gue Friend yang ditayangkan beberapa minggu setelahnya di MNCtv.

TOP