Setelah setahun lebih selama 2009 SLANK menahan kegelisahan susah dapat ijin manggung, di tahun 2010 SLANK pun bangkit dan masalah perijinan pun mulai dimudahkan. SLANK kembali naik panggung untuk menyapa para Slankers se-Indonesia, dan salah satu panggung yang berkesan di tahun 2010 adalah event musik khusus rock kelas dunia bertajuk Java Rocking Land yang diselenggarakan di Pantai Carnaval ancol pada 9 Oktober 2010. Di tahun ini pula, SLANK yang bekerjasama dengan Rumah Pohon Indonesia dan Djarum Super menghadirkan film dokumenter yang mengisahkan tentang SLANK dan Slankers bertajuk Metamorfoblus yang diperkenalkan ke media pada 21 Oktober 2010 bertempat di Usmar Ismail Hall, Jakarta.
Film ini membahas tentang kehidupan nyata beberapa Slankers yang sangat dipengaruhi oleh SLANK. Dimana mereka juga mengisahkan beragam cerita menarik tentang dirinya bersama SLANK. Film yang hanya ditayangkan di bioskop alternatif atau yang biasa disebut layar tancap ini disutradarai oleh salah seorang sutradara di film SLANK sebelumnya Generasi Biru The movie, yaitu Dosy Omar. Melihat pengaruh SLANK dalam kehidupan Slankers dan bagaimana Slankers menginterpretasikan lirik dari setiap lagu SLANK dari sudut pandang mereka masing-masing merupakan salah satu keunikan dari film ini, dan tentunya berbeda dari film mana pun. Tujuan film Metamorfoblus ditayangkan di bioskop alternatif adalah sebagai jembatan yang jauh lebih lebar antara pembuat film dan para penonton film. Sehingga bisa diapresiasi sebagai sebuah karya seni dan sebuah hiburan yang bisa menghasilkan nilai-nilai ekonomi.
Kemudahan ijin manggung yang SLANK dapatkan pun nggak disia-siakan begitu saja. Maka pada Desember 2010 dalam peringatan hari ulang tahun SLANK ke-27, SLANK pun menggelar konser HUT SLANK ke-27th bersama Nexian. Selain itu, Nexian juga kembali meluncurkan sebuah handphone terbaru yang bertema Nexian – SLANK 27th Anniversary. Tidak jauh berbeda dari seri pertama, handphone ini juga mempunyai banyak fitur yang tentunya mampu mendekatkan SLANK dan Slankers lewat sebuah aplikasi bernama Slankers Messenger yang merupakan aplikasi pesan instant yang hanya bisa dilakukan antar sesama pengguna Hp Nexian – SLANK 27th Anniversary.
Memasuki tahun 2011 tepatnya tanggal 18 Maret 2011, film Generasi Biru diputar di Southeast Asia Film Festival, 18 maret – 7 mei di Singapore Art Museum. SLANK mengaduk beberapa lagu pilihan yang pastinya terbaik dan dijadikan 6 album kompilasi spesial karaoke yang dikasih nama SLANK DONGS !!! Selain itu, SLANK juga kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan album kompilasi yang kali ini sangat jauh berbeda dari yang pernah ada. Tepatnya pada bulan April 2011, SLANK meluncurkan album bertajuk SLANK Party Nonstop Disco DJ Remix dengan berkolaborasi bersama para Disc Jockey dari 1ndepenc3 DJ. Sebagai persembahan untuk mata, telinga dan hidung bagi para Slankers, SLANK merangkumkan lagu-lagu hits-nya dengan aransemen disco dengan bonus hio atau dupa yang wajib dinyalahkan saat Slankers mendengarkan album ini. Ide kreatif ini datang dari Amir yang nggak lain adalah mantan Jaddah-nya Kaka yang sering pergi ke club dan menikmati gemerlap dunia malam dan menyaksikan sendiri kalau banyak pengunjung club yang meminta para DJ untuk memainkan lagu-lagu SLANK. Maka timbul lah ide untuk me-remix lagu-lagu SLANK dan membawa demo hasil remix-nya tersebut kepada Bimbim yang langsung menyambut ide tersebut dengan reaksi positif.
Singkat kata, Amir mengumpulkan DJ yang sebagian besar datang dari club yang bertempat di bagian Utara Jakarta untuk me-remix lagu-lagu SLANK. Para DJ yang mendapat kehormatan untuk me-remix lagu-lagu Slank itu adalah,
Discomafia alias DJ Lotus Nadeak (VIRUS, Seperti Para Koruptor & Orkes Sakit Hati)
DJ Auguts (Jurus Tandur & SLANK Dance)
DJ Telly Alvaro (Ku Tak Bisa)
DJ Rudhy’z DJ’R (Pulau Biru)
DJ D’Jackerss (Balikkin)
DJ Imam Hood (H.A.M Burger dan Kalo Aku Jadi Presiden)
DJ Abow Djail (Bang-Bang Tut)
DJ A Soen (Terlalu Manis),
Dj Angga (Kamu Harus Pulang).
Dikatakan Amir sendiri, ide untuk membuat album seperti ini sebenarnya sudah ada dari dua tahun lalu, cuma baru kesampaian pada bulan Februari tahun 2011. Album SLANK Party Nonstop Disco DJ Remix ini tak hanya dikeluarkan dalam bentuk CD, tapi juga versi DVD yang tentunya mampu menghipnotis mata siapapun yang menyaksikan video animasinya. Salah satu alasan dibuatnya album ini juga agar Slank bisa tampil di klub, mengingat mereka sempat susah mendapat izin untuk tampil di lapangan terbuka.
For Some Info: Dalam kemasan album ini terdapat tata cara untuk mendapatkan eargame dari mendengarkan album ini. Tata caranya adalah, “Tutup jendela, matikan lampu, putar volume paling keras, nyalakan hio, rasakan apa yang terjadi.”