From Slank for Slankers

From Slank for Slankers

Party Bareng Slank Di Art Of Party MEDAN (1 April 2012)

No Comments #SlankDiary

Setelah menghadiri perayaan ulang tahun ANTV yang digelar MEIS Ancol Jakarta, esok paginya para personil Slank langsung berangkat ke Kota Medan untuk berpesta bersama Slankers Medan dalam acara yang bertajuk “Art Of Party” yang diselenggarakan oleh GALAN Mild.

Sebelum tampil di lapangan Benteng, para personil Slank menyempatkan diri untuk berkunjung kesalah satu outlet KFC yang terletak di Gajahmada Medan. Kali ini para personil Slank bertindak sebagai kasir dan juga memberikan tanda tangan untuk pembeli CD I SLANK U. Malam harinya Slank pun berangkat ke Lapangan Benteng untuk party  bersama Slankers Medan.

Lapangan Benteng seketika penuh sesak dijejali Slankers yang sejak sore sudah hadir untuk menyaksikan Slank. Dengan iringan intro lagu Kuil Cinta yang dimainkan Ivan, para personil Slank pun satu persatu muncul dari samping kiri panggung dengan iringan tepuk tangan dan teriakan histeris Slankers medan yang ikut menyanyikan lagu yang juga merupakan soundtrack film Get Married.

Selanjutnya, Slankers Medan yang bersemangat kembali bernyanyi bersama lagu Mars Slankers yang di medley Jurus Tandur. Bimbim tak lupa berpesan kepada Slankers Medan, agar jangan pernah lelah untuk menyebarkan Virus perdamaian. Dengan dada penuh tatto berselimut gitar, Kaka mengajak Slankers Medan menyanyikan bersama lagu Virus. Kemudian lagu Gara Gara Kamu yang diambil dari album ke – 11 dimainkan oleh Slank yang dilanjut sebuah lagu yang didedikasikan untuk orang yang hobi OmDong atau Omong Doang, yakni Tong Kosong.

Slank yang berasal dari Ibu Kota Jakarta, menyeberangi lautan ke kota Medan dengan membawa banyak cinta. Maka Slank membawakan lagu dari mini album I SLANK U, yaitu Ku Di Negeri Orang. Selain itu, Slank juga mempersembahkan Mawar Merah untuk Slankers Medan. Solo gitar Abdee juga dipertunjukan sebagai intro lagu I Miss You yang dilanjut Bang Bang Tut.

Medan terbukti cinta damai, dari awal konser tidak ada sama sekali kerusuhan yang terjadi. Seakan tak kenal lelah, Slankers Medan terus bernyanyi bersama Slank dan tetap menjaga kelancaran konser. Slank mengajak Slankers Medan untuk kembali ke tahun 1997, ketika Slank menelurkan sebuah lagu tentang 5 wanita yang juga terselip sebuah makna tersembunyi, yakni lagu Poppies Lane Memories.

Seiring aksi demo menentang kenaikan harga BBM, Slank pun membawakan sebuah lagu yang jarang dibawakan ketika konser yaitu Naik 2 Ke Puncak Gunung.  Sosial Betawi Yo’i (SBY) yang mewakili Sila kelima Pancasila juga dibawakan Slank di kota asal si Naga Bonar ini.

Seakan tidak mau kalah dengan Indah, salah satu Slankers Wangi (Slanky) Medan yang berkesempatan untuk berduet bersama Slank di lagu Pandangan Pertama. Slanky Medan lainnya pun ikut naik ke atas panggung untuk berjoget bersama di lagu Orkes Sakit Hati.

 

Lagu Kamu  Harus Pulang menjadi lagu penutup konser Slank di hari pertama bulan April itu. Dengan berbekal pesan damai dan Virus cinta ‘I SLANK U’ yang disampaikan Slank, Slankers Medan pun satu persatu pulang dengan tenang dan damai.

Please follow and like us:

Have your say