From Slank for Slankers

From Slank for Slankers

Konser Rhapsody Indonesia

No Comments Potlot

Tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Slank mengukir sejarah dengan menggelar tur konser Rhapsody Indonesia, hasil kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Tur konser ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Tanah Air yang menjadi sektor paling terkena dampak pandemi virus covid 19, sekaligus memotivasi teman-teman baik itu seniman, pekerja wisata dan lain-lain, bahwa kita bisa melewati ini semua dengan bekerja sama.

Bermula dari keinginan Slank untuk tetap berbuat sesuatu meski gerak terbatas, menyampaikan ide tersebut ke berbagai pihak dan akhirnya disambut baik oleh Kemenparekraf yang membantu mewujudkan tur konser Rhapsody Indonesia.

Sebuah rangkaian konser musik live outdoor, tanpa penonton dan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Semua pihak yang terlibat diwajibkan untuk melakukan cek kesehatan lebih dulu, menggunakan masker setiap waktu, menjaga jarak aman, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan penyemprotan disinfektan.

Dalam konser ini, Slank membawakan 7 lagu pembakar semangat nasionalisme, langsung dari 5 tempat ikonik Indonesia mulai dari The Kaldera – Danau Toba, Sumatera Utara, Desa Penglipuran – Bangli, Bali, Pantai Seger – Mandalika, Lombok, Pasir Berbisik – Bromo, Jawa Timur dan Kapal Pinisi – Labuan Bajo – Nusa Tenggara Timur. Slank juga mengajak penyanyi muda Tanah Air yang tengah naik daun yaitu Sara Fajira & Dian Sorowea, serta mengikutsertakan paduan suara & tim perkusi yang berasal dari daerah setempat paduan suara & tim perkusi yang berasal dari daerah setempat (Inggou Victory Choir, Perkusi Seniman Muda Batak, Ceraken Made Subandi, Voice Of Bali).

Rhapsody Indonesia dapat disaksikan setiap hari Minggu pukul 21.00 WIB mulai tanggal 4 Oktober – 1 November 2020 di Kompas Tv atau streaming di channel Youtube Slank, Kemenparekraf dan Kompas Tv.

Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat, terutama para Sutradara Rhapsody Indonesia yakni Fajar Bustomi & Taba Sanchabakhtiar. Harapan Slank dan Kemenparekraf RI setelah masyarakat menyaksikan tayangan Rhapsody Indonesia, semua tergerak untuk berwisata dan meningkatkan pariwisata dalam negeri dengan menerapkan protokol kesehatan.