From Slank for Slankers

From Slank for Slankers

Slanking Party

No Comments #SlankDiary

Konser HUT 36 Tahun Slank yang rencananya digelar di Stadion Utama GBK di malam tahun baru 2020, terpaksa dibatalkan oleh pihak promotor karena alasan teknis. Semua kecewa dan masih belum dapat mempercayai, begitu juga dengan Slank. Tapi, Slank must go on!

Demi mengobati kekecewaan Slankers dari berbagai daerah se-Indonesia yang sudah siap tahun baruan bareng Slank, maka dibuatlah sebuah private & secret show yang ditayangkan melalui live streaming di channel Youtube Slank pada malam tahun baru. Sebuah konser mini yang hanya dipersiapkan dalam waktu 3 hari dengan setlist yang sudah dilatih untuk konser HUT 36 Tahun Slanking Forever.

Lokasi live streaming – New Year Slanking Party juga dirahasiakan karena memang tempatnya tidak dapat menampung banyak orang dan hanya dihadiri oleh keluarga besar Slank, 72 Bidadari Slank dan beberapa Slankers dari berbagai daerah yang sudah hadir di Potlot. Sebelum Slank tampil, beberapa band pembuka yang masih jadi bagian dari keluarga Slank lebih dulu membuka acara yang dipandu sama Jos Oren.

Menjelang tengah malam, Slank dengan formasi lengkap mengawali aksi panggungnya dengan membawakan lagu Kampungan dari album kedua Slank yang dirilis tahun 1991. Selanjutnya, Slank membawakan lagu-lagu yang jarang dimainkan di atas panggung. Mulai dari Begitu Saja dari album ke-3 sampai lagu Gak Welcome dari album 999+09 Biru yang berhasil bikin merinding siapapun yang mendengarkan.

Dalam acara ini, Slank juga mengajak beberapa Slank Fans Club yang menggelar nonton bareng untuk video call. Begitu waktu menunjukan jam 12 malam, Slank dan semua yang hadir pun menghitung mundur pergantian tahun bersama-sama.

Sarah Saputri pemain harmonika asal Bandung yang pernah kolaborasi bareng Slank, kembali dilibatkan dalam acara ini. Kali ini, Sarah duet bareng Slank di lagu Blues Bini (pulang kerja) dan Friday, dengan Bimbim dan Kaka yang bertukar formasi. Ini merupakan peristiwa langka yang udah sangat lama nggak dilakukan dan jadi keistimewaan konser Slanking Party. Setelah itu, Slank membawakan dua lagu cinta terbaru Slank yakni So Goodbye dan Terlalu Pahit dilanjut Virus dan Bercinta Di Sorga.

Alipjon yang bertelanjang dada dan leher dirantai, tiba-tiba datang dari samping panggung lalu mengusir para penonton di barisan depan dengan menodongkan senjata laras panjang yang dikasih nama AK92 (Alipjon Kalashnikov 92) dengan kuas cat di ujungnya. Begitu Slank memainkan lagu Jangan Marah, Alipjon mulai menggores kuasnya di kain putih dengan tulisan “EGONEGO” yang menutupi panggung Slank.

Di penghujung acara, Slank membawakan sebuah lagu sakral yang didedikasikan untuk mereka sendiri, yakni Slank Nggak Ada Matinya. Guna menutup acara malam tahun baru bareng Slank, Slank memainkan lagu Ku Tak Bisa. Terima kasih buat semua yang udah nonton dan terlibat dalam acara live streaming Slanking Party, sampai jumpa lagi.

View this post on Instagram

#Batal #MarahJangan #SlankingForever

A post shared by SLANK band (@slankdotcom) on