From Slank for Slankers

   No rekening donasi atas nama Iffet Veceha Sidharta | BRI : 0426-01-000374-56-2 | BCA : 1280-331062 | Mandiri : 124-00-0993372-3 | Total sumbangan : Rp. 686,137,672

From Slank for Slankers

Pertama Kali ngeSlank Rame Rame Di Atambua

No Comments #SlankDiary

Indihome Konser perbatasan kembali digelar dan lokasi kedua yang disambangi Slank adalah Atambua, Nusa Tenggara Timur dengan venue yang berlokasi di Lapangan Umum Simpang Lima di hari Selasa, 31 Mei 2016 sekitar pukul 3 sore.

Di kota yang berbatasan langsung dengan Timor Leste ini, Slank yang tampil tanpa Abdee karena terkendala kondisi kesehatannya naik ke panggung ditemani Bupati Belu yakni Willybrodus Lay dan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, sekaligus menandatangani prasasti Indihome Konser Perbatasan yang akan diletakkan di tugu perbatasan Indonesia – Timor Leste. Sebagai pembuka, Slank memainkan sejumlah lagu penyemangat mulai dari Mars Slankers dilanjut Lo Harus Grak, Jurustandur hingga Garuda Pancasila guna menggugah semangat nasionalisme di perbatasan.

Sebelum memainkan lagu Virus, dari balik drum Bim2x mengatakan, “Untuk pertama kalinya, kita menyebarkan virus perdamaian di Atambua!”. Ya, ini merupakan kali pertama Slank singgah di kota Atambua. Sambutan dan antusiasme Slankers di sana juga sangat luar biasa terhadap Slank. Dalam kesempatan ini, Slank juga meresmikan beberapa cabang Slank Fans Club di Nusa Tenggara Timur.

Tak lupa, Slank juga menitipkan beragam pesan positif terkait pelestarian alam lewat lagu Lembah Baliem, perang terhadap narkoba di lagu Samber Gledex, kekerasan terhadap perempuan di lagu Koepoe Liarkoe dan Jinna (Belasan Dalam Pelarian), serta virus anti korupsi lewat lagu Halal yang diambil dari album terbaru Slank, reStart Hati.

Manggung di Timur Indonesia, Slank juga mengajak seorang musisi tradisional asli Timur, yakni Jitron yang memainkan sasando bersama Ridho yang memainkan sampe’ di lagu Indonesiakan Una yang dinyanyikan oleh Bim2x. Meski daerah perbatasan jaraknya sangat jauh dari Ibukota, namun Slank tetap nggak bisa jauh dari Atambua. Ditambah lagi sekarang di kota perbatasan sudah ada internet cepat dari Indihome dan Slank menuangkannya lewat lagu Ku Tak Bisa yang dikumandangkan bersama ratusan ribu Slankers dari berbagai daerah di perbatasan.

Selain penonton yang menyaksikan langsung, Slankers sedunia juga ikut menikmati Indihome Konser Perbatasan via social media Slank dengan hashtag #IndihomeKonserPerbatasan. Saat langit sudah gelap, Slank pun menutup penampilan perdananya di Atambua dengan Kamu Harus Pulang dilanjut ngeSlank Rame Rame.

Terima kasih banyak untuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, terima kasih Telkom Indihome, terima kasih Rajawali Indonesia dan terima kasih banyak untuk Slankers dari berbagai daerah serta warga masyarakat perbatasan di Atambua yang telah hadir di Indihome konser perbatasan Atambua. Mari kita dukung pembangunan Indonesia dari perbatasan!!
PLUR4LL

 

 

Please follow and like us: