From Slank for Slankers

   No rekening donasi atas nama Iffet Veceha Sidharta | BRI : 0426-01-000374-56-2 | BCA : 1280-331062 | Mandiri : 124-00-0993372-3 | Total sumbangan : Rp. 240,668,600

From Slank for Slankers

Slankaleidoskop 2015

No Comments Potlot

Saat ini, kita telah memasuki penghujung tahun 2015 dimana sebelumnya, banyak sekali momen-momen istimewa yang terjadi dalam karir bermusik serta kehidupan Slank. Mari kita simak beberapa kisah Slank di tahun 2015 yang terangkum dalam kaleidoskop Slank alias Slankaleidoskop 2015.

Tahun 2015 diawali Slank dengan tampil di acara malam tahun baruan bersama TNI yang digelar di Markas Grup 2 Kopassus, Kandang Menjangan – Kartasuro, Jawa Tengah. Di akhir bulan Januari, terjadi sebuah hal yang kurang menyenangkan bagi Slank. Inilah awal dimana Abdee tidak ikut serta dalam panggung Slank karena kondisi kesehatannya kian memburuk.

Panggung pertama Slank tanpa Abdee di tahun 2015 adalah acara yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yakni Deklarasi Anti Narkoba “Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahguna Narkoba” yang berlokasi di Lapangan Bhayangkara – Mabes Polri, Jakarta. Di bulan-bulan selanjutnya, Ridho pun harus kerja ekstra demi menghadirkan yang terbaik bagi Slankers meski hanya gitaran sendiri.

Bulan Maret 2015, untuk pertama kalinya Slank tampil di Papua Barat, tepatnya Manokwari. Sayangnya, di kampanye pelestarian hutan dalam rangka peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-32 tahun tersebut, Slank tampil dengan formasi tidak lengkap. Di pertengahan bulan Maret, Slank pun meluruskan berita-berita miring terkait Abdee yang dikira telah hengkang dari Slank. Berlokasi di Potlot 14, Slank berlima pun membuat pernyataan bahwa Abdee tidak keluar dari Slank, melainkan hanya cuti panjang demi pengobatan dan pemulihan dirinya dari penyakit yang dideritanya.

Bulan berikutnya, Slank kembali masuk studio untuk meramu ide dan melanjutkan proses rekaman album reStart Hati yang hasilnya sudah bisa kalian nikmati dalam bentuk CD yang dipasarkan melalui Texas Chicken Indonesia. Salah satu sejarah buruk juga terukir di tahun 2015, dimana Slank harus tampil di konser yang tidak dipersiapkan secara serius oleh pihak panitia. Jadi, Slank harus tampil di atas sebuah panggung mini dengan sound system yang jauh dari standart sebuah konser musik, tanpa penerangan dan kebutuhan-kebutuhan lain selayaknya konser musik. Sementara Slank tetap tampil sebagai wujud respect terhadap Slankers yang telah datang dari jauh, demi menyaksikan konser Slank di acara yang bertajuk Arisan Modern itu.

Bulan Juni 2015, Slank beserta keluarga mendapat undangan dari Presiden Republik Indonesia yakni pak Joko Widodo untuk makan siang bersama di Istana Kepresidenan. Beberapa hari kemudian, Slank melangsungkan konser perdananya di Sulawesi Barat tepatnya Majene. Menjelang bulan suci Ramadhan di tahun 2015, Bim2x dan Kaka mendapat kesempatan buat melakukan perjalanan spiritual ke Tanah Suci, untuk menunaikan ibadah umrah di Mekkah tepatnya Kamis, 11 Juni 2015. Setelah Majene, bulan berikutnya Slank kembali tampil di Sulawesi Barat, kali ini di kota Mamuju di konser yang digelar dalam rangka perayaan HUT Mamuju ke-475 tahun.

Tepat di Hari Kemerdekaan Indonesia ke-70 tahun, untuk pertama kalinya Slank menginjakkan kaki di Tembagapura guna menyebarkan virus perdamaian kepada seluruh karyawan PT Freeport Indonesia di dalam area Sport Hall Tembagapura. Keesokan harinya, Slank melanjutkan perjalanan menuju Kota Timika untuk tampil di konser yang bertema “Kitong Kerja Bersama – Harumkan Indonesia Dari Papua”, Slank menggebrak Kuala Kencana dan berhasil menghipnotis puluhan ribu Slankers dan masyarakat Timika yang hadir langsung di distrik yang masuk dalam Kabupaten Mimika tersebut.

Masih di bulan yang sama, Slank tampil di Pontianak dalam acara Karnaval Khatulistiwa yang merupakan puncak peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 tahun. Dalam acara yang di dalamnya Abdee didaulat sebagai panitia itu, Slank turut menghadirkan keistimewaan yakni perform dengan formasi lengkap. Meski Abdee hanya ikut main satu lagu saja, namun hal ini berhasil mengobati kerinduan Slankers terhadap Slank formasi lengkap.

Di bulan ke-10 Slank melangsungkan sebuah tour konser yang mengangkat seni budaya Tanah Air bertajuk Konser Eksklusif Slank – Reog & Roll. Dalam konser ini, Slank berkolaborasi dengan ratusan musisi tradisional dan para penari dari berbagai daerah se-Indonesia. Saat mampir di Jakarta, Slank juga sempat tampil dengan formasi lengkap.

November 2015 menjadi bulan istimewa untuk Bim2x Slank. Tepat di tanggal 4 November 2015, istri dari Bim2x yakni Reny melahirkan anak ketiga sekaligus putra pertama Bim2x yang diberi nama Maomettano Luke Almachzumi.

Di penghujung tahun 2015, akhirnya Slank merilis album ke-21 yang diberi judul reStart Hati. Album ini berisi 12 lagu terbaru yang mengedepankan pesan moral bersifat edukatif guna mempererat tali persatuan dari Sabang sampai Merauke. Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Slank tampil di konser bertajuk Uncorrupted yang merupakan bagian dari rangkaian acara Festival Anti Korupsi 2015 lokasinya di Lapangan Tegalega – Bandung, Jawa Barat pada Jumat, 11 Desember 2015.

Spesial di hari ulang tahun Slank ke-32 tepatnya 26 Desember 2015, Slank melangsungkan sebuah acara bertajuk Konser Legenda 32 Tahun Slank yang disiarkan secara live di TVRI. Dalam konser ini, Slank mengundang beberapa musisi legenda Tanah Air, mulai dari Nicky Astria, Ikang Fawzi, Titiek Pusa, Ahmad Albar dan Ian Antono. Tahun 2015 merupakan tahun perenungan, maka Slank mengajak Slankers untuk reStart Hati di rumah masing-masing.

Guna menutup tahun 2015, Slank tampil di konser Soundsations Pekanbaru yang jadi panggung terakhir Slank di tahun 2015. Terima kasih untuk Slankers yang selalu setia dan selamat tahun baru 2016, mari kita #reStartHati di tahun baru!

 

2016

Please follow and like us: