From Slank for Slankers

   No rekening donasi atas nama Iffet Veceha Sidharta | BRI : 0426-01-000374-56-2 | BCA : 1280-331062 | Mandiri : 124-00-0993372-3 | Total sumbangan : Rp. 226,668,600

From Slank for Slankers

Tim Ride For Orangutan Kampanye Bareng Slankers Medan

No Comments Slankers Indonesia

Tim Ride For Orangutan 2013 yang pada 20 April 2013 lalu dilepas oleh Slank dari Potlot 14 untuk melakukan perjalanan dari Jakarta ke Aceh demi pelestarian orangutan, saat ini tengah berada di Kota Medan, Sumatera Utara. Setibanya di Medan, aktivis ProFauna ini langsung ngajak Slankers Medan kampanye untuk penyelamatan hutan Sumatera demi pelestarian orangutan. Mari kita simak laporan kegiatannya yang dikirim oleh Slankers Medan melalui email ke redaksi@slank.com.

Aktivis ProFauna dan Slanker Medan menggelar kampanye di Medan untuk penyelamatan hutan Sumatera (7/5/2013). Dalam kampanye yang diadakan di bundaran air mancur simpang Majestik, Jalan Gatot Subroto Medan itu, aktivis ProFauna membentangkan spanduk bertuliskan “Save Fores Sumatera” dan belasan poster dengan tulisan senada. Di depan spanduk itu, tiga orang aktivis ProFauna mengenakan kostum mirip orangutan sambil membawa poster. Ketiga “orangutan” itu kemudian tergelatak di tepi jalan raya sebagai simbol orangutan yang mati akibat perusakan hutan di Sumatera.

Dalam kampanye yang diliput puluhan wartawan itu, Rosek Nursahid, chairman ProFauna Indonesia, mengatakan, “penyelamatan hutan sumatera menjadi syarat mutlak untuk melestarikan orangutan sumatera, tanpa hutan yang menjadi habitatnya maka orangutan akan punah di alam dan ini menjadi bencana bagi kelestarian ekosistem di sumatera”.

Orangutan adalah satwa dilindungi yang tidak boleh diperdagangkan dan dipelihara sebagai satwa peliharaan (pet animal). Menurut UU nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam hayati dan Ekosistemnya, pelaku perdagangan orangutan bisa dikenakan sanksi hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp 100 juta. Namun meskipun sudah dilindungi, perdagangan orangutan masih terjadi. Rendahnya kesadaran masyarakat dan lemahnya penegakan hukum menjadi pemicu masih maraknya perdagangan orangutan dan perusakan hutan yang menjadi habitat orangutan.

Semoga apa yang dilakukan oleh aktivis ProFauna dan Slankers Medan ini dapat ngebuka dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pelestarian Orangutan, dan semoga mampu mendorong Pemerintah agar lebih serius memperhatikan pelestarian Orangutan, termasuk habitat Orangutan yang semakin tergusur.
Berita ini bersumber dari website-nya ProFauna

Please follow and like us:

Have your say