From Slank for Slankers

From Slank for Slankers

Slank Ke Posko Banjir

No Comments #SlankDiary

Rabu malam 16 Januari 2013, Slank mendatangi saudara-saudara yang terkena musibah banjir Jakarta di Posko pengungsian banjir SDN 05, Kebon Baru, Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan kali ini, personil Slank kurang lengkap karena Abdee & Ridho tengah berhalangan untuk hadir. Setibanya di lokasi pengungsian, Slank mendapat sambutan hangat dari para pengungsi yang telah menempati gedung sekolah SDN 05 Gudang Peluru, Tebet sejak hari Senin lalu. Setelah melihat kondisi ruang kelas yang jadi tempat beristirahat, Slank turut serta menghibur para anak-anak dan para pengungsi bersama para relawan. Setelah berbincang bareng para pengungsi, tentunya Kaka diminta untuk bernyanyi sama para Ibu-Ibu yang sangat antusias melihat kedatangan Slank beserta Bunda Iffet. Bermodalkan megaphone milik relawan, Kaka pun menyanyikan lagu yang nggak asing lagi di telinga para saudara yang jadi korban banjir yaitu lagu ‘Ku Tak Bisa’ bersama para pengungsi.

Setelah meninggalkan pesan agar para pengungsi dapat tabah dalam menghadapi musibah ini dan tentunya tetap bersemangat menghadapi hari baru, kemudian Slank bersama Yayasan Dompet Dhuafa beranjak menuju dapur umum tempat memasak beragam keperluan logistik untuk para pengungsi. Slank juga memberikan sedikit bantuan dan tentunya Kopi Slank agar Bapak-Bapak yang berjaga bisa tetap melek. Setelah berbincang dengan penghuni rumah yang dengan baik hati merelakan rumahnya jadi dapur umum sementara, Slank pun berpamitan. Sebelum kembali ke Potlot, Bimbim juga berpesan, “Pokoknya, jangan buang sampah sembarangan.!” Agar musibah banjir ini nggak lagi terjadi.

[For Some Info; Sejak tahun 1994 Slank juga telah menitipkan pesan tersendiri lewat lagu ‘Nggak Perawan Lagi’ yang bisa ditemukan di album Generasi Biroe]

Terima kasih untuk Yayasan Dompet Dhuafa yang udah ngajak Slank untuk nengok saudara-saudara yang jadi korban banjir. Semoga musibah banjir kali ini jadi yang terakhir kali terjadi dan semua warga Jakarta maupun daerah lain bisa mengambil pelajaran dari apa yang terjadi.Yang paling penting dari semua adalah, “Cintailah alam kita, alam Indonesia. #PISS

Please follow and like us:

Have your say