From Slank for Slankers

From Slank for Slankers

Liputan Konser HUT Slank 29th #LoEGuefriEND

No Comments #SlankDiary

Minggu, 23 Desember 2012 bertempat di Stadion Kridosono, Jogjakarta Slank merayakan hari kelahirannya yang ke-29 tahun. Konser hut Slank kali ini merupakan konser yang paling beda dari konser hut Slank sebelumnya. Apa yang membedakan konser Slank kali ini?!? Mari kita simak liputan konser #HUTSlank29th berikut.

Selain bertempat di Daerah Istimewa Yogyakarta, kali ini Slank juga menampilkan kolaborasi musik yang paling unik, nyentrik, berbeda dari sebelumnya, namun tetap mengusung style rock n’ roll ala Slank. Untuk ulang tahun yang ke-29 ini Slank berkolabirasi dengan grup musik akulturatif Ki Ageng Ganjur yang memainkan beragam alat musik gamelan bernuansa islami, serta kehadiran Ki Enthus Sasmono yang dikenal sebagai dalang edan yang mewayangkan kisah tentang Negeri Al Biru, Negerinya Slank.

Dengan tema ‘Loe Gue Friend’ yang berarti kau dan aku adalah teman, Slank coba menyampaikan pesan bahwa sesungguhnya memang nggak perlu ada keributan ataupun permasalahan hanya karena sebuah perbedaan. Pertunjukan yang ditampilkan dalam konser #HUTSlank29th ini dibagi menjadi 3 babak dimana setiap babaknya diisi oleh pewayangan kisah Negeri Al Biru yang didalangi Ki Enthus, penampilan Slank yang membawakan lagu yang bertema sama dengan kisah wayang golek Ki Enthus, serta terjemahan lirik lagu Slank yang disampaikan oleh Al Zastrow pemimpin dari grup musik akulturatif Ki Ageng Ganjur. Puluhan ribu Slankers dari berbagai daerah di ndonesia yang telah datang ke Jogja sejak beberapa hari sebelum konser #HUTSlank29th terlihat sangat semangat dan nggak sabar menyaksikan penampilan idola mereka.

Babak pertama yang ditampilkan di konser #HUTSlank29th adalah tentang kisah Negeri Al Biru yang awalnya penuh perdamaian, bahagia, dan makmur menjadi porak poranda, rusak, dan kacau karena ulang orang-orang jahat yang nggak bertanggung jawab. Mereka merusak Negeri Al Biru dengan beragam perbuatan tidak baik mulai dari mabuk-mabukan, korupsi, dan lain sebagainya. Mengawali babak pertama, Slank membawakan lagu yang terdapat di album kedua yaitu lagu ‘Pulau Biru’ yang mengisahkan sebuah Pulau yang menjadi dambaan setiap orang.

Babak kedua merupakan saat kelahiran sebuah grup yang berlandaskan cinta & berniat untuk membawa perubahan di Negeri Al Biru, grup tersebut bernama Slank yang menyebut generasi baru mereka dan setelahnya adalah Generasi Biru. Di babak kedua ini Slank membawakan lagu Generasi Biru di awalnya. Di babak ini pula Bimbim yang saat ini genap berusia 46 tahun tampil solo di atas panggung dengan berteman sebuah gitar akustik. Bimbim membawakan sebuah lagu yang kerap menyemangati dirinya yaitu lagu ‘Bimbim Jangan Menangis’ yang diakhiri lagu yang cukup lama nggak Slank bawakan yaitu lagu ‘Nggak Mau Percaya’ yang diambil dari album kedelapan Slank ‘Mata Hati Reformasi’.

Di penghujung konser #HUTSlank29th, Ki Enthus menampilkan wayang golek tokoh masing-masing personil Slank. Ki Enthus secara khusus membuatkan karakter masing-masing personil Slank sebagai wayang golek yang ditampilkannya di babak ketiga yang merupakan babak penutup konser #HUTSlank29th di Yogyakarta. Di akhir cerita wayang yang didalangi Ki Enthus ini, pada akhirnya Generasi Biru berhasil memperbaiki segala kekacauan yang terjadi di Negeri Al Biru dengan virus perdamaian, virus cinta, virus I SLANK U yang mewujudkan perdamaian sesuai ungkapan ‘Loe Gue Friend’.

Di babak ketiga ini Slank membawakan lagu ‘Kupu Biru’ sebagai lagu inti yang turut serta sebagai penyampaian pesan dan pengingat kalau perbedaan nggak bisa jadi alasan sebuah pertengkaran. Penampilan Slank feat Ki Ageng Ganjur, & Ki Enthus ditutup dengan Shalawat Nabi yang didendangan bersama, setelah Slank selesai membawakan lagu ‘Kamu Harus Pulang’ yang diselingi pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur Slank telah mencapai usia 29 tahun.

Setelah pemotonga tumpeng selesai, Slank pun mendapat hadiah khusus dari Ki Enthus yaitu wayang golek dengan karakter masing-masing personil Slank yang sebelumnya digunakan dalam pementasan di konser #HUTSlank29th yang di akhiri pesta kembang api yang semakin memeriahkan suasana konser #HUTSlank29th di Stadion Kridosono, Jogja.

Terima kasih Tuhan yang telah memudahkan konser #HUTSlank29th dan telah menghadirkan segala keindahan di 29 tahun Slank berkarya, & semoga Slank dapat terus bisa menyebarkan virus perdamaian di muka bumi selama-lamanya. Terima kasih banyak untuk Djarum Coklat Extra yang telah menghadirkan pesta perayaan Slank yang sangat berkesan ‘:Loe Gue Friend’. Terima kasih untuk Sri Sultan Hameng Kebuwono yang telah menyambut Slank dengan sangat baik di Keraton Jogja, serta mengizinkan Slank tampil di Stadion Kridosono, Jogja & juga menjadi pembuka konser #HUTSlank29th dengan mengucapkan selamat ulang tahun untuk Slank yang VT-nya ditayangkan sesaat sebelum konser #HUTSlank29th dimulai.

2

Terima kasih banyak untuk Ki Ageng Ganjur beserta Al Zastrow yang tampil sangat atraktif dalam kolaborasi bersama Slank di konser #HUTSlank29th, dan terima kasih pula untuk Ki Enthus yang telah menampilkan wayang golek yang mengisahkan tentang Negeri Al Biru, Negerinya Slank, terima kasih pula untuk hadiahnya. Terima kasih untuk Jaddah Slank, Bidadari Penyelamat & Pihak Keamanan yang telah mengamankan konser #HUTSlank29th, Terima kasih pula untuk semua yang terlibat di konser #HUTSlank29th yang telah bekerja keras demi terlaksananya konser #HUTSlank29th, dan terima kasih sebesar-besarnya untuk seluruh Slankers Indonesia yang telah hadir di Stadion Kridosono, Jogja untuk konser #HUTSlank29th & untuk seluruh Slankers di muka bumi terima kasih banyak telah mengiringi perjalanan Slank selama ini. “Apa Jadinya Slank andai Kalian nggak ada, tanpa Slankers, Slank bukan apa-apa..” WE SLANK U ALL.!!! PISS

Please follow and like us:

Have your say