From Slank for Slankers

   No rekening donasi atas nama Iffet Veceha Sidharta | BRI : 0426-01-000374-56-2 | BCA : 1280-331062 | Mandiri : 124-00-0993372-3 | Total sumbangan : Rp. 216,282,100

From Slank for Slankers

Anti Koruptor Di Purwokerto Xtraligi 2012

No Comments #SlankDiary

Kota kedua yang menjadi tujuan Slank bersama Ki Ageng Ganjur dalam tur Djarum Coklat Xtraligi 2012 putaran terakhir adalah Kota Purwokerto. Di kota yang punya julukan Kota Kripik ini, Slank mengunjungi Kampus STAIN Purwokerto yang merupakan tempat menuntut ilmu secara Islami. Setibanya di STAIN Purwokerto, para Personil Slank disambut dengan tari – tarian yang dibawakan oleh Mahasiswi – Mahasiswi STAIN Purwokerto dan Slank langsung bergerak menuju halaman Kampus untuk menanam bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kemudian Slank melanjutkan kegiatan dengan melakukan dialog budaya bersama para Mahasiswa dan Mahasiswi STAIN di salah satu ruangan yang terdapat di dalam Kampus tersebut.

Selain berbagi kisah spiritual, Slank juga mengingatkan kepada Mahasiswa STAIN Purwokerto untuk senantiasa menjaga nilai – nilai Pancasila. Karena tanpa Cinta, Damai, Persatuan, dan nilai – nilai Pancasila, tentuya rasa emosi mudah mendidih sehingga sering terjadi keributan. Selain itu, Slank juga mengingatkan agar Mahasiswa STAIN tetap menjaga konsistensi terhadap sesuatu yang disuka. Layaknya Slank yang hingga kini tetap menjaga eksistensinya karena tetap konsisten terhadap apa yang Slank sukai. Karena kalau tidak seperti itu, tentunya nama Slank akan tenggelam.

Dr. Al Zastrow juga menuturkan bahwa Slank bukanlah band Rock n’ roll yang lekat dengan pandangan negatif orang – orang. Karena Al Zastrow dapat dengan mudah menerjemahkan lirik Slank ke dalam bahasa Islami. Maka dari itu, pada akhirnya Slank tidak lagi dipandang negatif dan band yang lekat dengan hal – hal negatif. Abdee juga mengingatkan kepada para Mahasiswa yang hadir untuk tetap menyayangi orang yang telah melahirkan kita yaitu Ibu. Dimana keberhasilan seseorang tentunya tidak lepas dari peran Ibu yang selalu bermunajat kepada Allah SWT. Selesai berdialog selama kurang lebih 2 jam, Slank pun berpamitan untuk mempersiapkan diri karena pada malam 19 Juni 2012, Slank harus beranjak ke GOR Satria Purwokerto guna mengaji bersama Slankers Purwokerto.

Sore menjelang malam, halaman parkir GOR Satria Purwokerto dipenuhi oleh Slankers Purwokerto dan daerah sekitarnya. Sekitar pukul 8 malam, Slank yang kehadirannya telah lama dinanti pun naik panggung dengan iringan Shalawat Nabi. Slank menyapa Slankers Purwakarta dengan sederet lagu bernuansa Islami seperti ‘Kuil Cinta’ dan ‘#1’ yang diambil dari album ‘Virus’. Slank juga mengingatkan kepada Slankers Purwokerto untuk menjauhi segala bentuk tindakan Korupsi. Maka dari itu Slank membawakan lagu ‘Seperti Para Koruptor’ yang terdapat di album ‘The Big Hip’ dan lagu ‘Punya Cinta’ yang didedikasikan khusus untuk para Koruptor yang pantas diDORR!! dan terselip di album ‘I SLANK U’.

Tak lupa Dr.Al Zastrow juga memberikan tausiyahnya kepada Slankers agar senantiasa menjaga perdamaian di kota Purwokerto di setiap jeda lagu yang Slank bawakan. Kolaborasi Slank dan grup musik akulturatif yang memadukan seni tradisional dan modern yakni Ki Ageng Ganjur, semakin menghangatkan suasana karena mampu membuat Purwokerto bergoyang bersama. Perdamaian sangat terasa di kota Purwokerto. Terbukti dengan tidak terjadi keributan sama sekali. Lantunan Shalawat Slank dan Slankers dengan iringan musik dari Ki Ageng Ganjur pun menutup acara konser Xtraligi di kota Purwokerto.

Please follow and like us:

Have your say