From Slank for Slankers

   No rekening donasi atas nama Iffet Veceha Sidharta | BRI : 0426-01-000374-56-2 | BCA : 1280-331062 | Mandiri : 124-00-0993372-3 | Total sumbangan : Rp. 216,282,100

From Slank for Slankers

Jombang Digoyang Slank feat Ki Ageng Ganjur Xtraligi 2012

No Comments #SlankDiary

Setelah menyebarkan Virus Slank dan Siraman Rohani Ki Ageng Ganjur di kota Ponorogo, keesokan harinya Slank dan Ki Ageng ganjur melanjutkan perjalanan spiritual ke kota Jombang. Sesampainya di Kota Santri pada 21 Maret 2012, Slank dan Ki Ageng ganjur langsung menuju ke Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Untuk berdialog tentang budaya bersama para Santri Pondok Pesantren tersebut. Sebelum berdialog budaya bersana para santri, Slank dan Ki Ageng Ganjur terlebih dahulu berziarah ke makam KH Abdul Wahab Hasbullah.

Setelah membacakan do’a dan menabur bunga, para personil Slank beserta Bunda Iffet dan Ki Ageng Ganjur kemudian menanam bibit pohon disekitar makam Pendiri Nahdatul Ulama tersebut. Setelah itu, Slank bergerak ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, untuk melakukan dialog budaya bersama para Santri PonPes tersebut. Setelah berbagi kisah dan tanya jawab dengan para Santri dalam dialog budaya, kemudian sore harinya Slank menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Presiden RI ke-4 yaitu KH. Abdul Rahman Wahid atau yang akrab disapa Gusdur yang terletak di Tebu ireng, Jombang, Jawa Timur. Slank juga pernah bertemu dan berbincang dengan Presiden Indonesia ke – 4 tersebut, maka begitu sampai Tebu Ireng Slank disambut hangat oleh adik kandung Gus Dur, KH Sholahuddin Wahid.

Setelah itu Slank beserta Bunda Iffet dan Ki Ageng Ganjur diajak ke makam Gusdur yang terletak disekitar Pondok Pesantren tersebut dan dipimpin oleh Al-Zastrouw Ngatawi, para personil Slank terlihat khusyuk memanjatkan doa, tahlil, dan bershalawat di atas pusara makam Gus Dur. Kejadian unik yang terjadi ketika Slank selesai nyekar ke makam Gusdur adalah, para personil Slank diserbu oleh ratusan santri yang meminta tanda tangan para personil Slank di baju, sarung dan peci. Namun Slank enggan memberikan tanda tangan di baju muslim atau kopiah karena tentunya akan kotor, maka beberapa dari Santri yang memakai baju muslim hanya berfoto bersama dan Setelah itu Slank pun kembali ke hotel.

 

Malam harinya, Slank berangkat menuju ke Alun – alun kota Jombang untuk tampil dengan kawalan pihak Kepolisian. Kalau biasanya Alun-alun Jombang lengang kali ini langsung berubah ramai karena begitu tahu Slank akan tampil, ribuan Slankers langsung berkumpul sejak sore hari dan Alun alun Jombang otomatis berubah menjadi lautan Slankers. Kesenian lokal yang ditampilkan oleh para Santri membuka konser Slank di kota ke – 4 perjalan spiritual Slank dan Ki Ageng Ganjur.

Sambil menunggu giliran, Slank terlebih dahulu bertemu dan berbincang dengan para pemenang voting pemilihan kota Xtraligi dibelakang panggung. Tepat jam 9 malam, Slank pun menyebarkan Virus perdamaian dan Virus Religi lewat kolaborasi bersama Ki Ageng Ganjur. Meski penuh sesak, namun sama sekali tidak terjadi keributan dalam konser yang digelar di Kota Santri tersebut dan seperti yang dilakukan Slank dan Ki Ageng Ganjur di kotasebelumnya, Slankers Jombang juga ngaji bareng para Slank lewat Shalawat bareng setelah menyanyikan lagu Kamu Harus Pulang.

Please follow and like us:

Have your say